Jumat, 19 Maret 2010

Indra Penglihatan

Percobaan : Indra Penglihatan
Nama Percobaan : Bintik ( Noda ) Buta
Nama Subjek Percobaan : Asti Winarsih
Tempat Percobaan : Laboratorium Psikologi Faal

a. Tujuan Percobaan : Untuk mengetahui jarak (dalam cm) bintik buta seseorang
serta menentukan letak proyeksi bintik buta.
b. Dasar Teori : Bintik buta merupakan bagian dari retina yang tidak
mempunyai sel- sel penangkap cahaya atau tidak sensitive terhadap cahaya. Oleh karena itu cahaya yang jatuh di daerah bintik buta tidak akan menghasilkan penglihatan. Bintik buta terletak pada bagian belakang bola mata (retina).
c. Alat Yang Digunakan : Kertas hitam dengan tanda lingkaran dan tanda plus ber-
warna putih, …dan bulatan sebesar I cm berwarna putih dengan tongkat.
d. Jalannya Percobaan : 1. Praktikan melihat kartu berwarna dasar hitam dan ada 2
gambar.
2. Praktikan hanya disuruh melihat satu gambar dan me-
ngabaikan gambar yang lain.
3. Praktikan melihat kartu sepanjang tangan lalu perla-
han- lahan kartu semakin didekatkan pada mata dengan
satu mata tertutup.

e. Hasil Percobaan : Gambar mulai menghilang pada jarak 18 cm., lalu berte-
mu kembali pada jarak 16 cm.
Hasil sebenarnya : Rumus untuk mengukur jarak medan noda buta adalah :
= Jarak Objek Menghilang – jarak objek muncul
= 18 – 16
= 2

Catatan : Biasanya bintik buta hampir sama mata kiri dan mata ka- nan. Noda buta adalah suatu titik diman akson- akson meninggalkan mata hingga tidak ada reseptor, tidak sensitive terhadap cahaya normal jika -+ dibawah 40 cm. hilang tanda kira- kira berkisar 28- 32 cm dan muncul kembali 14- 16 cm.

f. Kesimpulan: Dengan mata normal, kita bisa melihat sesuatu yang ada dihadapan kita yang sangat luas. Tapi walau begitu, mata kita tetap memiliki keterbatasan dalam melihat. Contohnya pada gambar di bawah, jika kita melihatnya dengan mata kanan dan menutup mata kiri, lalu perhatikanlah gambar kucing dengan mata kanan. Maka gambar burungnya akan kabur atau menghilang. Seperti ketika kita melihat langit, langit terlihat dekat, tapi sebenarnya yang kita lihat itu bukanlah langit yang sebenarnya, itu hanyalah batas pandangan kita. Ini adalah salah satu bukti bahwa mata mempunyai keterbatasan penglihatan meskipun itu adalah mata normal.

g. Daftar Pustaka : bOcah, 2008, Bintik Buta, http://bOcah.org/index.php?
option=com content&task=view&id=690&Itemid=40, 20 November.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar